Analisis Risiko Ergonomi dan Intervensi Manual Material Handling pada Toko Bahan Bangunan: Studi Kasus Pengabdian Masyarakat di UMKM Kulon Progo
Abstrak
Gangguan muskuloskeletal terkait pekerjaan (Work-Related Musculoskeletal Disorders/WMSDs) merupakan permasalahan kesehatan kerja yang signifikan pada UMKM, terutama pada aktivitas manual material handling (MMH) yang dilakukan tanpa bantuan mekanis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menganalisis risiko ergonomi pada aktivitas MMH serta menerapkan intervensi ergonomis pada pekerja TB. XX, toko bahan bangunan di Kulon Progo. Metode yang digunakan meliputi observasi kondisi kerja, identifikasi faktor risiko ergonomis, penilaian keluhan muskuloskeletal, analisis postur kerja menggunakan alat penilaian terstandar, pendekatan manajerial untuk membangun komitmen organisasi, serta intervensi melalui pelatihan teknik pengangkatan yang benar dan penggunaan alat bantu sederhana. Hasil menunjukkan tiga pekerja melakukan MMH dengan beban 3–30 kg selama ±4 jam per hari dan melaporkan keluhan pada leher, bahu, punggung bawah, dan kaki. Intervensi ergonomis diharapkan menurunkan risiko WMSDs dan meningkatkan keselamatan serta produktivitas kerja di UMKM






This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0